Jumat, 09 Maret 2018

Tips Cerdas Memilih Jasa Penerbit Indie



Tips Cerdas Memilih Jasa Penerbit Indie – Seorang penulis tidak hanya dituntut untuk menghasilkan sebuah hasil karya tulis yang memiliki kualitas yang baik saja. Namun, masih begitu banyak hal yang hasru dipahami oleh penulis dalam hal mempublikasikan naskah tulisannya. 

Contoh sederhana saja misalnya dalam upaya memilih jasa penerbitan buku. Penerbit buku kini sudah semakin ramai bermunculan seiring dengan permintaan akan jasa penerbitan terus meningkat.


Terutama jasa penerbitan secara independen atau penerbit indie. Menerbitkan buku secara indie memang terkenal lebih efektif bagi sebagian kalangan penulis terutama penulis yang masih berstatus pemula.


Namun, semakin banyaknya jasa penerbit indie yang bermunculan tentu akan membuat penulis merasa kebingungan untuk memilih jasa penerbit indie yang memang baik dalam segi kualitasnya. 

Oleh sebab itu penulis meski dituntut untuk cerdas dalam memilih jasa penerbit indie. Karena jika penulis tidak tepat memilih jasa penerbit indie tentu bukan akan menguntungkan bahkan akan merugikan. 

Bingung memilih jasa penerbit indie? Lakukan dengan beberapa tips ini agar kamu dapat memilih jasa penerbit indie yang memiliki potensi yang besar untuk dapat menerbitkan buku dengan hasil yang maksimal serta berkualitas. 

1.     Lakukanlah riset penerbit indie
Melakukan riset adalah hal terpenting yang harus dilakukan oleh penulis, karena riset akan memberikan gambaran kelayakan serta kesanggupan penulis untuk menggunakan jasa penerbit indie tersebut. 

Lakukanlah riset dengan memanfaatkan media internet dengan mengunjungi situs web yang dimiliki oleh jasa penerbit indie yang dituju. Dari situs web tersebut akan terlihat ragam jasa yang akan ditawarkan oleh pihak penerbit indie.

2.     Berkonsultasi dengan orang yang berpengalaman
Konsultasi dengan penulis yang sudah berpengalaman dalam menerbitkan buku pada jasa penerbit indie adalah hal yang penting yang harus dilakukan oleh penulis. Hal tersebut akan membuat penulis memiliki rekomendasi terkait jasa penerbit indie yang dapat dijadikan pilihan dalam menerbitkan buku.


3.     Lihat harga dari setiap jasa yang ditawarkan
Meninjau dari segi harga memang harus dilakukan oleh penulis, setiap penulis memiliki kesiapan dana yang berbeda sehingga penulis juga harus mempertimbangkan dari segi harga yang akan dikenakan pada setiap jas ayang tersedia. Semakin banyaknya dunia persaingan jasa penerbit indie semakin banyak pula jasa yang akan memberikan tawaran harga yang lebih murah namun tidak murahan dalam artian tetap berkualitas. 

4.     Pastikan bahwa pihak jasa penerbitan memberikan layanan yang baik
Layanan yang baik merupakan cerminan dari akan terbentuknya kerjasama yang baik ketika memilih jasa penerbit indie tersebut. oleh sebab itu ketika pihak penerbit indie memberikan keramahan dari setiap pertanyaan yang terlontarkan dengan baik maka jasa penerbit indie tersebut dapat menjadi pilihan yang efektif bagi penulis. 

5.     Lihat fasilitas yang diberikan
Beragam fasilitas guna menarik perhatian penulis memang kerap dilakukan oleh penerbit indie untuk menarik perhatian serta minat penulis, tentunya fasilitas tersebut merupakan perihal yang akan menguntungkan penulis. Sehingga semakin banyaknya fasilitas yang diberikan maka akan semakin menguntungkan pula pihak penulis. 

6.     Lihat kualitas produk buku yang dihasilkan
Melihat kualiatas produk buku yang dihasilkan dapat dilakukan dengan melihat buku dari hasil yang sudah diterbitkan sebelumnya. Jika penulis merasakan kesesuaian yang tinggi maka pilihlah jasa penerbit indie tersebut, karena melihat hasil secara nyata ialah tips terbaik yang dapat diterapkan dalam memilih jasa penerbit indie yang berkualitas. 


Dengan menerapkan beberapa tips tersebut merupakan cara cerdas yang dapat dilakukan oleh seorang penulis dalam memilih jasa penerbit indie yang akan digunakan sebagai jasa dalam menerbitkan hasil karya tulis yang hendak dikenalkan serta dijual kepada public.

Lihat & Baca Artikel Bersangkutan >> DISINI

Prinsip Ketika Melakukan Self Editing



Prinsip Ketika Melakukan Self Editing – Dalam dunia editing istilah self editing bukanlah hal yang baru melainkan memang sudah banyak dijadikan oleh sebagaian besar penulis dalam merevisi naskah yang telah berhasil ia tulis sebelum diterbitkan.

Proses penerbitan naskah akan berlangsung ketika naskah tersebut memang sudah siap dan layak dalam diterbitkan. Untuk mencapai kelayakan tersebut maka naskah perlu untuk diedit karena tidak menutup kemungkinan masih begitu banyak kesalahan yang terjadi dalam penulisan.

Self editing naskah akan berjalan secara lancar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penulis ketika penulis memahami segenap apapun yang meski diperlukan ketika melakukan proses editing salah satunya yang berkaitan dengan prinsip. 


Prinsip yang harus diterapkan penulis saat self editing merupakan suatu hal yang memiliki peranan penting untuk mencegah kegagalan dalam melakukan self editing. Sebaliknya, jika prinsip – prinsip ini tidak diterapkan dengan baik oleh penulis maka kegagalan dalam self editing akan terlihat jelas. 


Apa sajakah bentuk dari prinsip self editing tersebut? simak uraiannya berikut ini : 

1.     Jangan mudah puas
Sikap yang mudah puas terhadap hasil awal dari editing naskah bukanlah hal yang baik untuk diterapkan dalam editing naskah. Penulis meski melakukan pengecekkan ulang walau telah mengedit naskah tersebut karena editing tidak dapat dilakukan dengan sekali edit saja. 

2.     Memiliki mental baja
Mental baja adalah mental yang meski menjadi prinsip penulis, self editing memerlukan hal itu terutama dalam kondisi apabila begitu banyak komentar negative yang menyerbu naskah tersebut. Hendaklah hal tersebut dijadikan motivasi dimana akan dapat mampu mengedit naskah lebih baik lagi. 

3.     Mempunyai motivasi yang tinggi
Motivasi self editing merupakan salah satu yang harus diterapkan sebagai prinsip dalam melakukan self editing. Motivasi yang tinggi akan terus memicu semangat penulis untuk tetap berusaha menghasilkan naskah yang berkualitas melalui tahapan self editing. 


4.     Jangan lakukan self editing dalam menulis
Hal ini merupakan hal yang memang penting bagi penulis untuk dijadikan sebuah prinsip yang harus ditanamkan karena melakukan penulisan naskah yang disertai dengan editing bukanlah hal yang boleh dilakukan oleh penulis. Pisahkanlah dua kegiatan tersebut demi dapat mendapatkan hasil yang maksimal dalam penulisan maupun pengeditan. 

5.      Punya modal
Seornag penulis yang melakukan self editing memerlukan beberapa modal yang akan membuat proses self editing menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Tanpa modal ini maka self editing akan sulit bahkan gagal untuk dilakukan oleh penulis. Berikut modal – modal tersebut : 

-          Pengetahuan EYD
-          Memiliki kamus KBBI
-          Memiliki kemampuan dalam seni menata naskah

Prinsip dari self editing tersebut akan menuai keberhasilan dalam melakukan self editing, namun jika tidak mampu diterapkan maka kegagalan yang akan melanda penulis dalam self editing. Sehingga self editing tidak dapat dilakukan tanpa kemampuan yang menunjang serta prinsip yang ditanamkan dalam self editing. 


Self editing akan memperkecil biaya ketika penulis menggunakan jasa penerbitan untuk melakukan proses editing naskah. Namun apabila prinsip tersebut tidak disanggupi oleh penulis maka cobalah untuk belajar terlebih dahulu. Jangan hemat karena harus menggunakan jasa seorang editor. Ingtalah bahwa kualitas naskah adalah hal terpenting dalam menerbitkan buku. 

Baca Juga Artikel Bersangkutan >> DISINI

Kamis, 08 Maret 2018

Manfaat Tipografi Dalam Layouting



Manfaat Tipografi Dalam Layouting – Pembuatan layout pada naskah tulisan tentu saja tidak dapat dilakukan dengan sembarangan tanpa mengetahui setiap aturan serta tatanan huruf yang akan membuat halaman naskah dapat terlayout dengan baik. 

Hal tersebut membutuhkan pemahaman akan tipografi, dimana tipografi merupakan suatu ilmu atau seni yang mengatur tatanan huruf sehingga huruf yang telah diatur tersebut akan dapat mengesankan serta dapat memberikan kenyamanan bagi pembaca ketika membaca naskah tulisan tersebut. 


Sebelum melangsungkan prosesi layout naskah maka penulis meski melakukan editing terlebih dahulu guna meminimalisir dan bahkan menghindari kesalahan dalam tipografi. Melaihat dari hal tersebut tentu saja tipografi sangat penting dalam penulisan. 

Manfaat tipografi dalam pembuatan layout memiliki manfaat yang mendalam dimana setiap pengaturan tatanan huruf akan sangat memperngaruhi proses layout naskah yang akan berlangsung. Dalam tipografi layouting naskah memiliki 2 organisasi yang menjadi komponen penting dalam layout naskah. 


1.     Judul utama
Dalam melayout naskah judul utama menjadi salah satu objek yang meski memiliki tingkat penegasan yang jelas sehingga pemberian kontras pada judul utama naskah harus diberi kesan yang kuat. Dalam mengatur tatanan judul utama gunakanlah huruf yang sesuai dengan ukuran buku yang telah digunakan dalam mengemas naskah tersebut. 

2.     Headlines (judul bab)
Headlines merupakan judul dari naskah teks yang bisa berupa judul pada tiap bab dalam naskah tersebut. Untuk membuat tatanan headlines juga tak dapat dilakukan dengan semaunya saja. Karena semua itu akan berpengaruh bagi pembaca. 

Apabila headlinesnya tidak menimbulkan kesan yang tidak menarik maka akan melenturkan semangat pembaca untuk enggan membaca isi dari teks tersebut. Dengan begitu dalam menagtur headlines meski diatur dengan tatanan yang menarik. Simak beberapa tipsnya dibawah ini : 


-          Buatlah format huruf pertama pada headlines dengan menggunakan huruf capital yang kemudian disambung dengan huruf biasa. 

-      Jika headlines dimuat dengan terbentang dikolom maka upayakanlah agar lebar headlines tersebut memenuhi kolom tersebut.

-   Jika headlines memiliki kelebihan dalam satu baris maka untuk memotong kosakatanya harus dilakukan dengan hati – hati agar pemotongan kosakata tersebut tidak akan membingunkan pembaca terkait makna yang terkandung di dalamnya. 

-          Jangan menggunakan huruf capital pada keseluruhan headlines karena hal tersebut dapat menimbulkan kesan dimana headlines akan terlihat begitu tradisional. 

Dari 2 komponen organisasi tersebut akan sangat membantu penyusunan layout naskah yang akan dengan mudha untuk dipahami oleh pembaca. Mengindari kejenuhan atau ketidaknyaman pembaca ketika membaca setiap teks dalam sebuah naskah tulisan adalah salah satu hal penting yang meski dengan cerdas dapat dihindari oleh penulis. 


Pemahaman akan hal tersbeut wajib untuk diketahui oleh penulis agar nanti kiranya ketika hendak menggunakan jasa penerbit indie atau layouter freelance dapat dipilih dengan hati – hati dan sesuai dimana jasa tersbeut memang sudah ahli dalam bidang layouting naskah tulisan.

Silahkan Klik >> DISINI & Baca Artikel Bersangkutan __

Tips Cerdas Memilih Jasa Penerbit Indie

Tips Cerdas Memilih Jasa Penerbit Indie – Seorang penulis tidak hanya dituntut untuk menghasilkan sebuah hasil karya tulis yang memilik...